Aku Menolak

“..kita ini bangsa agraris 60% hidup di pesisir, harusnya pesisir diselamatkan, bukan lalu diurug dan  dijadikan apartemen,  dijadikan hotel, dijadikan mall, dijadikan tempat-tempat lainnya..”

“..saya tidak pernah habis pikir ini terjadi di negara  yang menyatakan dirinya sebagai negara agraris, yang menyatakan nenek moyangnya sebagai pelaut, bangsa pelaut mengapa ngurug laut?..”

“..bangsa maritim harusnya menjaga nelayan, harusnya menjaga laut, apalagi daratan kita masih luas kawan-kawan, dan tidak ada urusannya mereklamasi teluk benoa akan menyelamatkan abrasi, justru reklamasi akan menyebabkan abrasi..”

“..mari kita jaga teluk benoa, karena laut adalah ibu kita, jika kita tidak membela  ibu yang mau diperkosa KITA ANAK DURHAKA!!!..

“..Tolak Reklamasi Teluk Benoa, Lawan si Rakus, Lawan sang Rakus, Lawan investor Rakus..”

Ku yakin perjuangan ini tak akan mudah kawan, karena yang kita hadapi adalah kepentingan pengusaha dan penguasa.

Terlalu banyak dollar dan rupiah yang akan sia-sia jika penolakan ini dibiarkan begitu saja.

Akan tetapi suara hati dan jiwaku sudah bulat untuk penolakan ini, karena kuyakin Gunung sebagai Bapak  dan Laut sebagai Ibu kita senantiasa melindungi kita.

Tolak Reklamasi Teluk Benoa, cabut Perpres 51 tahun 2014

Mengapa Kami Menolak

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *