Mengenal Jenkins lebih dekat

Software development populer saat ini membutuhkan CI/CD tools  sehingga testing pun dilakukan sedini mungkin ketika proses development berlangsung dan terintegrasi.  Dengan demikian automation testing mengambil proporsi lebih dibandingkan dengan manual testing, ketika development methodology Agile yang dipilih.

Sebelum masuk keranah perTestingan yang membutuhkan sosok Jenkins dalam ber CI/CD,  kita akan mengenal lebih dekat dahulu Jenkins sebagai popoler tools untuk berCI/CD untukdevelopment dan testing.

Yang akan coba saya lakukan adalah sebagai berikut:

  1. Setup Jenkins server, dibuat terpisah dengan working machine saya, sehingga lebih mendekati implementasi yang sebenarnya di project.
  2. Membuat Job yang akan jalankan dan mengeksekusi cmd sederhana.
  3. Membuat job dengan mengeksekusi bat file dari lokal machine dan remote (via GitHub.)

Dari 3 point di atas belum nampak ada job untuk mengeksekusi test automation, nanti akan dilanjut pada post berikutnya. Nah untuk sekarang yuk kita mulai,

Pre-requisitesnya sebagai berikut:

  1. Jenkins server, saya menggunakan PC dengan Win 7 serta Jenkins sudah terinstall.
  2. Membuat bat file (yang simple aja, misal perintah echo)
  3. Remote repository dengan GitHub

Lanjut eksekusi point-point di atas;

1). Akses Jenkins server, untuk installasi Jenkins bisa di cek di https://jenkins.io/doc/book/installing/

Bila diakses dari Jenkins server akan tampak seperti berikut

Bila diakses dari working machine saya, maka tinggal memanggil IP address Jenkins server ditambah port 8080

2). Membuat Job dan eksekusi dari Jenkins, caranya

2.1 Create New Item dengan item name FirstJob > Pilih Freestyle project > Click OK

2.2 Pada page configure FirstJob langsung menuju section Build dan pilih Execute Windows batch command

2.3 Pada box Execute Windows batch command kita tulis perintah echo Hello Jenkins

Klik Apply button, kemudian Save, page akan redirect ke halaman FirstJob

2.4. Pada halaman FirstJob click Build Now, dan pada buid history akan nampak #1, click dan pilih Console Output

Dan kita akan mendapati cmd tereksekusi dan memberikan hasil yang sama bila kita run cmd baik dari cmd prompt maupun dari Jenkins

3) Membuat Job dengan mengeksekusi bat file dari lokal (Jenkins server) dan dari remote via GitHub.

3.1 Membuat bat file di text editor kemudian save file dengan extension .bat, pada contoh ini saya beri nama Hello.bat, dan sy simpan di Jenkins server, bila di run atau di klik bat filenya akan seperti gambar dibawah

Sekarang kita akan membuat Job baru di Jenkins dengan memanggil atau mengeksekusi bat file yang sudah kita buat. Nama jobnya saya buat dengan nama SecondJob, dan pada section Build kita akan arahkan dimana bat file disimpan pada Jenkins server

Kemudian kita build now, dan akan menjumpai console output success seperti gambar dibawah

3.2 Memanggil bat file dari remote repo (Github), kita buat job baru dengan nama ThirdJob, pada section Source Code Management kita masukan repo yang sudah ada file Hello.bat

Kemudian pada section Build tinggal kita tambahkan command “call Hello.bat” sesuai nama bat file yang di remote repo. Kita Apply, Save dan Build Now, bila sukses akan mendapati hasil sebagai berikut.

Yak dari 3 point di atas sudah kita coba masing-masing dengan sederhana, dan nanti kemudian kita akan gunakan dalam mengintegrasikan dengan test automation yang sudah pernah kita buat pada post sebelumnya.

Sampai jumpa di postingan selanjutnya, semoga ada manfaatnya, dan terima kasih.

 

2 thoughts on “Mengenal Jenkins lebih dekat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *