Peringatan yang tidak indah atau tidak diindahkan

“Tiada yang lebih indah dari hari Sabtu, entah dulu waktu masih jejaka dan sekarang pun sekatang sudah berkeluarga hari ini Sabtu masih terasa menyenangkan. Dan tebak hari apa yang kurang menyenangkan..haha..”

Nah sambil menunggu anak sedang beraktivitas bersama teman-temannya di sekolah, saya berkeliling mengitari bangunan baru disebelah sekolah anak.

Namanya juga bangunan baru yah yang berlantai dua, bangunan kokoh dan nampak sudah ditempati, kebetulan saja sekarang sabtu jadi gedung kosong. Pastinya para pegawai gedung tersebut sedang menikmati hari sabtu sama seperti saya.

Di satu sudut bangunan terpampang tulisan kapital dan bergambar pula, kutipannya seperti gambar dibawah ini

Peringatan yang tegas dan jelas, kawasan ini sangat dilarang untuk menghisap batang rokok, bahkan kalo tidak paham bahasa Indonesia disertakan juga peringatan berbahasa Inggris, jelas singkat padat merayap dan tegas!!!

Ibarat perintah inspektur upacara bendera kepada masing pimpinan barisan untuk menghormat sang saka, begitu kira-kira bahasanya.

Eh tapi, masalahhh!!!, masih di area yang sama dan tidak lebih dari 5 langkah kaki dewasa semenjak perintah tegas sang inspektur. Terlihat peringatan yang sedikit lunak bahkan terkesan hanya himbauan yang tidak seperti perintah yang sebelumnya, tulisannya lebih santun dan hurufnya lebih kecil,

See, ini sepertinya para Bapak masih tidak mengindahkan perintah sang Inspektur apel bendera.

Para Bapak masih nekat, ngotot, pasang badan dan mungkin menantang siapa saja yang melarangnya merokok.

Bahkan mungkin para Bapak ini sengaja membuang puntung rokoknya sebarangannya agar semua orang tau bahwa dia para Bapak-bapak itu MENOLAK berhenti merokok dikawasan itu.

Sehingga para Ibu-ibu atau mungkin Bapak yang lain mengalah, dan membuat peringatan TANDINGAN agar aktivitas isap mengisapnya dilakukan baik-baik, semisal abis merokok puntungnya dibuang ditempat yang telah disiapkan dikawasan dilarang merokok.

Hayah!!! Begitu kontradiktifnya perilaku oknum perokok tersebut sehingga menjatuhkan martabat perokok seperti saya hingga berkeping-keping.

Satu saran saya bagi sesama rekan penghisap tembakau, hendaklah taati aturan main merokok di tempat umum karena merokok itu menyenangkan dan membahagiakan, namun jangan sampai kita kebahagian perokok membuat orang sekitar kita menjadi tidak bahagia.

Okay segitu aja dulu yah, selamat menikmati hari-hari selanjutnya karena “hari-hari indah menyenangkan tidak melulu dihari sabtu”.

Terima kasih.

#Lokasi UPT Dinas Pendidikan Provinsi Bali Di Kabupaten Badung

4 thoughts on “Peringatan yang tidak indah atau tidak diindahkan

    • Si Gede Si Gede says:

      Terima kasih kunjungannya Bli Gede..betul merokoklah pada tempatnya, agar semua bisa berbahagia.haha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *