Test UI Automation dengan Katalon Studio (Record,Play,Modify)

Banyak hal yang membuat UI Automation begitu populer saat ini digunakan untuk membantu pekerjaan seorang QA software tester.

Ah yakin hanya untuk membantu? bukan mengganti manual testing bukan?

Tentu saja bukan, karena UI automation memiliki proporsinya sendiri kenapa musti dilakukan, seperti contohnya testing yang dilakukan berulang-ulang, regresi test, test dengan test data yang banyak dan test terkait aspek non functional seperti performance,.

Nah langsung saja, kali ini saya akan bermain-main dengan Katalon Studio, salah satu UI automation tool yang saya sukai. Adapun alasan mengapa Katalon Studio begitu menarik karena beberapa hal berikut di bawah, diantaranya

  1. Open source
  2. Develop test scriptnya ada beberapa pilihan, dengan recording, scripting dan manual.
  3. Integrasi ke remote repo seperti Github
  4. Run test dari CLI, tentu saja bisa di scheduling dari CI tools yakni Jenkins.
  5. Bisa untuk beberapa jenis test berbeda seperti UI test, Service test dan Mobile test.

Masih banyak sepertinya hal menarik yang ditawarkan Katalon Studio.

Untuk post kali ini saya sudah menyiapkan test evironmet dan pre-requisite sebagai berikut

  1. AUT (application under test) : WordPress
  2. URL: https://qatesting123.wordpress.com/
  3. Katalon Studio versi 5.4.0
  4. Browser Chrome 66, Firefox 59
  5. Windows 10

Kali ini yang akan saya bagikan adalah menyiapkan katalon studio hingga bisa run test pertama dengan modify test step dan assertionnya.

1.Download Katalon Studio dari url nya sebagai berikut https://www.katalon.com/, untuk system requiremennya sesuaikan dengan list yang tertera di web resminya disini

2.Setelah terdownload dan di unzip, kemudian akses extract foldernya Katalon

3.Run Katalon Studio

4. Buat New Project

5. Buat Test Case dengan nama ” Login with a valid credential”

6. Setelah sukses membuat Test Case baru, akan muncul tab baru untuk test case yang telah kita buat.

Nah sample disini pilihan untuk membuat test case bisa dilakukan dengan2 cara, yakni dengan recording atau dengan manual. Untuk latihan saat ini kita akan lakukan dengan recording, karena proses membuat test case menjadi lebih cepat.

7.Klik icon web recording, dan masukan alamat web yang akan kita test di window baru yang muncul pada URL field dan klik Start dan pilih Chrome browser yang kita gunakan. Applikasi yang kita test adalah WordPress, saya sudah buatkan evironmentnya dengan URL https://qatesting123.wordpress.com/, silahkan bisa dipakai untuk latihan.

8. Lakukan login dengen test data sebagai berikut,

User Name : gdhadi, Password : admin54321

9. Pada saat recording Katalon akan mencari DOM element dari web yang kita record, seperti pada saat kita akan memasukan “Alamat Email atau Nama Pengguna” element yang dipilih akan berwarna merah dan di kanan atas akan terlihat element/object yang dilih.

Bila tidak menggunakan fitur recording maka untuk memilih DOM element kita lakukan manual, klik kanan di browser lalu inpsect element.

Nah dengan fitur ini aktifias locating element menjadi jauh lebih cepat.

10. Lanjutkan proses login hingga nanti masuk dashboard, pada saat di dashboard

11. Setelah di dashboard klik account icon

12. Akhiri dengan stop klik stop recording icon dan klik OK button

13. Pada window baru yang muncul kita akan simpan element/object yang kita sudah record td, sehingga nanti pada saat kita membuat test case manual kita bisa dengan mudah mengganti element test case yang kita buat. Kita buat folder baru dengan klik New Folder dan berikan nama folder untuk object/element yang kita sudah record. Dalam contoh ini saya buat nama folder “Login Page”, akhiri dengan klik OK dan OK lagi.

12. Katalon akan menggenerate hasil record kita menjadi test case.

13. Okay untuk memastikan hasil recording sudah benar, maka klik Run icon dan pilih browser yang kita gunakan untuk run test, dalam contoh ini saya pilih Firefox browser

14. Setelah selesai run ternyata ada 1 step yang gagal, yakni pada stem setText memasukan Password. Nah error message nya disebut bahwa “Unable to set text ‘admin…”. Nah ini mungkin dikarenakan test running terlalu cepat padahal belum sepenuhnya element yang di cari muncul. Maka kita tambahkan secara manual di test step kita action Wait Element Visible, tepat sebelum set Text password.

15. Setelah step dengan action wait for element visible kita tambahkan, maka kita set wait timenya (dalam detik), kita set saja 10 detik

Dan klik Object Null dan pilihlah object/element yang sudah kita simpan pada folder Login Page

16. Save test case dan kita coba Run kembali seperti step no.13 diatas., dan test sukses tanpa ada error.

17. Agar test case kita memenuhi syarat sebuah test case dimana adanya expected result (test assertion), maka untuk step 8 pada saat klik account icon (img_avatar avatar 32), action click nya kita ganti dengan verify element visible.

Nah, cukup panjang rupanya blog postnya, jadi saya coba rangkum lagi apa yang ada di post ini

  1. Membuat Project dan Test Case
  2. Record test case dangan Chrome dan run test dengan Firefox
  3. Set waiting time untuk element yang belum terload sepenuhnya ketika run test
  4. Menambahkan assertion di test
  5. Modify test case dari hasil recording dengan menambahkan Wait dan Verify action di test steps

Yak saya rasa segitu dulu, kita akan lanjut lagi di postingan berikutnya masih tentang Katalon Studio, oh iya test case yang sudah kita buat tadi bisa juga di cek di akun GitHub saya di https://github.com/GdHadi/KatalonWP

Terima kasih,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *