Edisi DIY – Memasang HP holder dan USB charger di motor tanpa merusak

Kebutuhan vital lainnya selama menjajal aspal adalah HP holder dan USB charger. Kedua part tersebut menjadi penting karena akses ke GPS Maps serta pengisian baterai HP selama perjalanan terpenuhi. 

Dari beberapa kali saya memasang 2 komponen tersebut mungkin kali saya kira posisi dan penempatannya pas buat saya, dan semoga bisa menjadi referensi juga buat teman-teman blogger.

Saya tidak menyertakan pemasangannya dalam postingan kali ini, mungkin akan saya susulkan nanti.

Okay untuk HP Holder saya pilih model yang bisa dijepit pada stang motor, bukan model yang dijepit pada spion. Namun pada pemasangannnya saya jepitkan pada batang spion yang diameternya lebih besar. Material HP holdernya saya pilih yang besi jadi lebih kokoh dan tidak bergoyang-goyang pada saat jalan bergelombang ataupun kecepatan tinggi. Berikut pilihan saya:

Nah kemudian untuk USB charger saya pilih juga yang model jepit di stang, fast charging, saklar on/off dan ada cover penutupnya. 

Bila dilihat dari kedua part tersebut di atas sebenarnya diperuntukkan untuk dipasang di stang motor tubular, namun tetap saya pilih untuk dipasang di batang spion.

Okay untuk pemasangan saya pasang terlebih dahulu HP holder dengan posisi berdiri/portrait, karena saya menggunakan HP untuk keperluan maps jadi view nya lebih luas kalo posisi seperti ini.

Pemasangan USB charger saya jepitkan pada batang HP holder, diameter pada HP holder sangat pas dengan diameter jepitan USB charger, sehingga terkesan PnP. 

Untuk kabel USB tinggal masuk ke sela-sela spion lalu ke batok spedometer dan mengarah ke aki

Sedikit catatan untuk perkabelen pada USB charger model ini. Pertama kabelnya agak pendek sehingga bila kabel diulur masuk body dan masuk ke aki kabel terlalu pendek. Setidaknya untuk posisi aki pada pijakan kaki, tipikal motor matik Honda Beat. (Honda Beat Karbu aki nya pada jok, jadi perlu kabel yang lebih panjang) 

Dan juga perhatikan posisi kabel tidak tegang atau terjelit part lainnya di motor ketika stang di tekuk patah. Saya belum sempat memasang sekring, perlu kiranya dipasang untuk menjaga kelistrikannya.

Nah bagaimana gambar peletakan dan pemasangan bisa dilihat pada gambar di bawah.

Yup, itu saja yang bisa saya share, pilihlah hari pengerjaan siang hari bila malam hari agak sedikit rempong karena kadang mur atau baut lepas bisa sulit dicari. Hehe. Sekian dan selamat berkarya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *