Kopi manis semanis istriku

Akhir-akhir ini menjelang pagi dinginnya sangat terasa, saking dinginnya mengingatkanku sewaktu bangun tenda di buyan dan batur. Kalo boleh lebay, diningnya bener-bener nampoll poll. hehe. “Wii..wii..diliat Dijus yah..melahin bubukne..”, begitulah suara istriku pelan membisikiku tadi pagi. Sudah menjadi tugasku menemani Djus yang masih terlelap sementara Mamaknya sudah mulai disibukkan dengan rutinintas pagi. Akan tetapi ada Lanjut membaca